Berdasarkan surat edaran dari Kopertis V No.: 568/K5/KM/2016 bahwa :

BEASISWA

PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA) & BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (BBP-PPA)

Telah dibuka kembali, dengan SYARAT DAN KETENTUAN sebagai berikut :

  1. KETENTUAN UMUM

    1. STATUS MAHASISWA

  1. Calon penerima adalah mahasiswa yang kuliah pada perguruan tinggi pengelola program beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  2. Calon penerima adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana.

  3. Calon penerima adalah mahasiswa yang sudah duduk pada semester II

    1. DURASI

Beasiswa atau Bantuan Biaya Pendidikan PPA diberikan kepada mahasiswa aktif berdasarkan periode tahun anggaran berjalan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan diberikan sekurang-kurangnya selama 1 (satu) semester atau 6 (enam) bulan. Mahasiswa tidak berhak menerima apabila telah dinyatakan lulus.

    1. KUOTA DAN HARGA SATUAN

  1. Kuota calon penerima pada setiap perguruan tinggi negeri dan Kopertis ditentukan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan..

  2. Kopertis dalam mendistribusikan kuota kepada perguruan tinggi swasta di wilayahnya harus mempertimbangkan jumlah mahasiswa, prestasi dan ketaat-asasan perguruan tinggi (khususnya prestasi dalam pemberian beasiswa/bantuan biaya pendidikan).

  3. Perguruan tinggi dalam mengatur proporsi kuota antara Beasiswa dan Bantuan Biaya Pendidikan harus berdasarkan data (indikator/kriteria prestasi atau ekonomi yang jelas), dan dijelaskan di dalam laporan program.

  4. Besarnya harga satuan Beasiswa dan Bantuan Biaya Pendidikan adalah Rp.350.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per bulan/mahasiswa yang dialokasikan pada DIPA Satker Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi, Perguruan Tinggi dan Kopertis.

  1. KETENTUAN KHUSUS

Mengingat sejak tahun 2010 pemerintah telah mulai memberikan Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi kepada mahasiswa baru yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi, diharapkan tahun 2016 ini perguruan tinggi, terutama PTN harus fokus kepada pemberian Beasiswa, karena sekitar 20% dari jumlah mahasiswa baru yang tidak mampu dapat dipenuhi dari program Bidikmisi dan program sejenis dari perguruan tinggi.

Untuk dapat menjadi calon dan penerima Beasiswa atau Bantuan Biaya Pendidikan PPA, mahasiswa harus memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus sebagai berikut.

A. PERSYARATAN

  1. UMUM

Beasiswa dan Bantuan Biaya Pendidikan PPA, diberikan kepada mahasiswa :

  1. Jenjang S1/Diploma IV serendah-rendahnya pada semester II dan setinggi-tingginya pada semester VII.

  2. Jenjang Diploma III, serendah-rendahnya pada semester II dan setinggi-tingginya pada semester V.

  3. Dapat diberikan mulai semester I apabila mahasiswa memiliki prestasi sangat baik di sekolah khususnya nilai ujian nasional dan nilai rapor kelas X s.d. XII dan direkomendasikan oleh Kepala Sekolah).

Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pejabat perguruan tinggi yang ditunjuk, dengan melampirkan berkas sebagai berikut:

  1. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif;

  2. Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) yang diselenggarakan oleh Kemdikbud dan atau organisasi lain baik pada tingkat Nasional, Regional, maupun Internasional.

  3. Surat pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan biaya pendidikan lain dari sumber APBN/APBD yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan;

  4. Rekomendasi dari pimpinan Institusi, Fakultas/Jurusan/Program Studi.

  5. Fotokopi kartu keluarga.

  6. Fotokopi Nomor Rekening atas nama calon penerima beasiswa yang telah dilegalisisir.

  7. Fotokopi biaya rekening listrik selama 3 (tiga) bulan terakhir.

  1. KHUSUS

Untuk calon penerima Beasiswa PPA wajib melampirkan fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.

Untuk calon penerima Bantuan Biaya Pendidikan PPA, wajib melampirkan :

  1. Fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 2,75 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi;

  2. Surat keterangan penghasilan orang tua dari instansi tempat bekerja atau surat pernyataan penghasilan orang tua bermeterai bagi yang berwirausaha;

Perguruan tinggi negeri/kopertis, karena alasan atau kondisi tertentu dapat menambahkan ketentuan, termasuk mengubah batas IPK terendah yang ditetapkan dengan SK Rektor/Ketua/Direktur dan Koordinator Kopertis, dan pemberian kepada mahasiswa program Diploma II. Untuk pemberian kepada Mahasiswa Program Diploma II, harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud .

  1. Formulir pendaftaran seleksi penerimaan beasiswa PPA, BBP PPA dapat diambil di :

Ikhwan : WAkil Ketua III

Akhwat : Ibu Dyah Muliawati, M.Si.

  1. Untuk beasiswa PPA (dimasukkan map biru)

Untuk beasiswa BBP-PPA (dimasukkan map merah)

  1. Setiap dokumen persyaratan, dikumpulkan rangkap 3 (tiga), dan berurutan.

  2. Dikumpulkan paling lambat tanggal 20 Maret 2016 pukul 14.00 WIB di

Ikhwan : Wakil KETUA III

Akhwat : Ibu Dyah Muliawati, M.Si

Download versi PDFnya di sini