Jahe (Zingiber officinale Rosc.)

Jahe (Zingiber officinale Rosc.)

 

Jahe adalah tanaman yang disebutkan dalam Al Quran surat Al Ihsan ayat 17 sesuai tafsir Jalalayn yang artinya sebagai berikut:

“(Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas) khamar (yang campurannya) atau sesuatu yang dicampurkan ke dalam minuman itu (adalah jahe.)” 1

Tanaman jahe yang mempunyai nama ilmiah Zingiber officinale Rosc. mempunyai berbagai macam nama daerah seperti halia (Aceh, Sumatera), sipodeh (Minangkabau, Sumatera), jahi (Lampung, Sumatera), jae (Jawa), jhai (Madura), lai (Dayak, Kalimantan), jae (Bali, Nusa Tenggara), reja (Bima, Nusa Tenggara), melito (Gorontalo, Sulawesi), pese (Bugis, Sulawesi), sehi (Ambon, Maluku), siwei (Buru, Maluku), geraka (Ternate, Maluku), gora (Tidore, Maluku), lali (Kalana fat, Papua), dan manman (Kapaur, Papua).2 Bagian tanaman jahe yang biasanya digunakan adalah rimpang jahe. Rimpang jahe yang terstandarisasi kualitasnya mengandung minyak atsiri tidak kurang dari 0, 80%.3

Rimpang jahe secara tradisional dapat digunakan untuk membantu mengatasi leher kaku dengan menyeduh sebanyak 0,5-1 gram serbuk rimpang dalam 1 cangkir air mendidih, aduk rata dan diamkan 5-10 menit, kemudian saring dan minum selagi hangat. Selain itu, rimpang jahe dapat digunakan untuk membantu mengatasi pegal linu dengan menyeduh sebanyak 5 gram serbuk rimpang dalam 1 cangkir air mendidih, aduk rata dan diamkan, kemudian saring dan minum selagi hangat. Minuman obat tradisional jahe untuk membantu mengatasi leher kaku dan pegal linu ini dapat diminum pada pagi, siang, dan malam hari. Minuman obat tradisional jahe ini dapat menyebabkan nyeri lambung dan rasa terbakar pada ulu hati sehingga penggunaannya perlu hati-hati pada penderita gangguan gastrointestinal, seperti dyspepsia dan peptic ulcer. Minuman obat tradisional ini juga dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah sehingga jangan digunakan bersama obat-obatan pengencer darah dan tidak boleh menggunakan rimpang jahe sebanyak > 6 gram karena dapat menimbulkan borok pada lambung. Penggunaan rimpang jahe dilarang pada anak-anak dengan usia dibawah 6 tahun dan penderita batu empedu.2

Sumber:

  1. Surat Al-Ihsan Ayat 17. Diakses pada alamat web https://tafsirq.com/76-al-insan/ayat-17#tafsir-jalalayn pada tanggal 07 Juni 2022 pukul 11.19.
  2. (2017). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/187/2017 tentang Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  3. (2017). Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hubungi Kami via WhatsApp